Text
Kaifa Tahfazhul Qur'anal Karim Al-Qawa'id Adz-dzahabiyyah lil Hifzhil Qur'an=Cara Cerdas Menghafal Al-Qur'an
Nikmat Al-Qur'an merupakan karunia dan anugerah paling agung yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Manusia yang tidak mempunyai respon terhadap firman Allah, tidak pula memenuhi seruan-Nya, seolah mahkluk yang belum pernah terlahir di muka bumi ini. Pada dirinya tak ada kehidupan.
"Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada apa yang memberi kehidupan kepada kamu." (Al-Anfal:24)
Secara lebih khusus, nikmat yang sangat besar dikaruniakan kepada sekelompok hamba-Nya yang bukan saja beriman, namun juga menghafal Al-Qur'an. Allah sangat meninggikan derajat serta melipatgandakan pahala mereka. Selain itu, Allah memerintahkan kaum beriman untuk memuliakan dan memprioritaskan mereka dibandingkan yang lain. Setidaknya, hadist Nabi Muhammad SAW mengisyaratkannya:
"Sesungguhnya Allah akan meninggikan (derajat) suatu kaum dengan Al-Qur'an ini, dan dengannya pula Dia akan merendahkan (derajat) kaum yang lain." [HR Muslim]
Buku ini berusaha mengeksplorasi faktor-faktor penting yang bisa membantu untuk merealisasikan tugas suci dan cita-cita agung menghafal Al-Qur'an.
Ditulis oleh dua pakar yang memiliki latar belakang yang berbeda. Dr Abdurrahman Abdul Khaliq adalah doktor di bidang syariah lulusan Universitas Islam Madinah. Sedangkan Dr. Raghib As-Sirjani adalah doktor di bidang media lulusan Amerika. Kesibukan studi dan berdakwah tidak menghalangi dari menghafal Al-Qur'an 30 juz. Bahkan, keduanya masih sempat membagi kiat suksesnya dalam buku ini.
Apa saja resepnya? Jawabannya ada di buku ini Selamat menghafal!
Tidak tersedia versi lain