Text
Sejarah Indonesia Untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Kurikulum 2013
Buku sejarah kelas X ini membahas tentang asal mula bumi. Kejadian-kejadian yang menceritakan evolusi bumi melalui teori big bang, hingga bumi menjadi wujudnya saat ini. Selanjutnya pada bab I masih membahas tentang kehidupan dan budaya masyarakat prasejarah. Dalam buku ini dibahas tentang manusia purba, Homo-Erektus. Manusia pertama di kepulauan Indonesia yang sudah ada sejak 1.5 tahun lalu. Manusia Homo-Erektus yang ditemukan di Sangiran, Jawa Tengah, adalah manusia pertama yang menjadi penghuni bumi ini. Manusia Homo-Erektus ini mempunyai keterbatasan hubungan dengan dunia luar. Mereka hanya mengeksploitasi sumber-sumber alam yang ada. Ketersediaan sumber-sumber alam dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungannya telah memungkinkan manusia Homo-Erektus untuk bertahan hidup. Gelombang migrasi yang datang kemudian memunculkan berbagai teori tentang asal-usul nenek moyang kita. Teori terdahulu menjelaskan bahwa, asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Daratan China atau yang dikenal dengan teori out of Yunan. Perkembangan ilmu kemudian menunjukkan bahwa asal-usul nenek moyang kita berasal dari Afrika, atau lebih dikenal dengan out of Africa.
Pada bab II buku ini membahas tentang perkembangan budaya Hindu dan Buddha. Dalam bahasan bab ini Hindu dan Buddha dipandang bukan dari sudut pandang agama, akan tetapi Hindu dan Buddha dipandang dari segi perkembangan budayanya yang memengaruhi seluruh tatanan hidup masyarakat dari sistem sosial kemasyarakatannya. Sebagai bangsa kepulauan, pulau-pulau di Indonesia saat itu merupakan bagian dari jalur pelayaran dunia. Berbagai arus perniagaan menggunakan jalur utama di kepulauan-kepulauan Indonesia, terutama pedagang-pedagang India dan China. Dalam perdagangan itu terjadilah kontak budaya antarpenduduk pendatang dengan penduduk kepulauan Indonesia, dari kontak-kontak budaya itu, muncullah kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha. Sriwiijaya adalah kerajaan yang paling tersohor saat itu. Kemajuannya tidak hanya dalam bidang perdagangan saja, akan tetapi juga dalam sistem religinya, yaitu Buddha. Pada saat itu pula budaya Hindu juga berkembang di kepulauan Indonesia. Kerajaan Majapahit dengan kejayaannya menguasai Nusantara dan budaya Hindu membawa pengaruh kuat dalam tata kehidupan masyarakat.
Pada bab III menguraikan tentang meredupnya pengaruh Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha. Ketika Kerajaan Majapahit mulai mengalami kemunduran, kontak-kontak budaya pada daerah pesisir mulai menerima pengaruh Budaya Islam. Ketika kerajaan-kerajaan Hindu menerima para pendatang dengan membawa pengaruh Islam, maka saat itulah Islam mulai masuk dalam kehidupan kerajaan Hindu di Nusantara. Islam kemudian mewarnai dalam seluruh sistem kebudayaan dalam masyarakat Nusantara.
Tidak tersedia versi lain