Text
Manten
terhampar padang luas namun bukan Kurusetra.
tiada Pandawa atau Kurawa.
padang luas itu bukan pula Mahsyar.
namun, di sana kau dan tentu kekasihmu
diberi kehendak untuk bertemu.
*
Saya mempercayai benar bahwa kultur Jawa sejatinya berisi banyak simbol. Dalam prosesi pernikahan, misalnya, beragam simbol dibuat dalam bentuk prosesi-prosesi yang panjang dan bertahap. Rangkaian panjang tersebut adalah suatu momen puitik. Dan melalui puisi, saya berusaha menafsirnya ulang.
Dengan menyertakan informasi dari para sesepuh, puisi dalam buku ini saya sajikan dengan tahapan dan serangkaian yang dimulai dari awal pembicaraan atau perkenalan, larangan-larangan dalam pernikahan, prosesi acara puncak, hingga diakhiri dengan prosesi boyongan.
Kedalaman puisi dan tematik dijaga secara utuh dan halus, cenderung mengalir tenang dan tanpa gejolak, namun tidak mengurangi kemampuannya untuk memberi nuansa baru.
Eko Setyawan
Tidak tersedia versi lain