Di suatu bagian dalam Les Mots, Sartre menulis: “Meski tak terlihat di kegelapan, buku tetap berkilau demi dirinya sendiri. Di kemudian hari, akan kuberikan kepada karya-karyaku nada keras setajam sorotan cahaya itu, dan lebih nanti di kemudian hari, di tengah-tengah puing-puing perpustakaan, karya itu akan lebih lestari daripada manusia sendiri.” Nukilan dari Sartre agaknya sedikit banyak …
Puisi-puisi dalam buku ini menghimpun suara seorang perempuan belia yang menuturkan kesendirian, kehilangan, kenangan, cinta, relasi yang rumit, usia, seseorang yang rapuh di hadapan waktu yang terus berlalu. Apa yang disuarakan oleh subjek puisi ini seperti menjadi pintu masuk bagi saya untuk melihat kembali proses awal saya menulis puisi ketika saya lebih banyak membahasakan diri dalam pernya…