Aku ingin jadi mata waktu Yang tahu cara memandang rindu Dengan denyut doa di jantung ibu Ibu meminjamiku mata Untuk melihat kehilangan Dan membalasnya dengan kehadiran Ibu meminjamiku waktu Untuk merangkai hidup Dengan penuh degup Aku ingin jadi mata bagi waktu Mata yang senantiasa terbuka Mata yang penuh oleh cinta
Bintang gemintang berjatuhan ingin mendekat kepadanya sampai-sampai seluruh penjuru terang benderang dihujani cahaya Gedung paviliun kaisar Rum satu per satu menampakkan diri sampai-sampai semua orang di Lembah Makkah dapat melihatnya *** Buku puitis karya Imam Bushiri ini adalah sekuel kedua dari buku (kitab) terkenal Qasidah Burdah, yang jamak dibacakan dan didendangkan oleh um…
Aku tak menghitung berapa jarak yang telah kutempuh mencarimu, tapi kau tahu aku akan berjalan sendiri di kota yang kata-katanya bukan cuma milikku. Banyak yang harus kita tanggalkan untuk menjadi tunggal, dan kau satu-satunya yang kuinginkan tinggal di dalam tabah tubuhku. Aku tak terbiasa dengan sepi yang hadir di cangkir kopi. Tapi kau berdiam di sana, tempat waktu membekukan; kau dan …