Anthem telah lama dipuji sebagai salah satu novel klasik Ayn Rand yang menjadi pendahulu yang tegas atas mahakaryanya yang lahir kemudian, The Fountainhead dan Atlas Shrugged. Dalam Anthem, Rand meneliti masa depan yang menakutkan di mana individu tidak memiliki nama, tidak ada kemerdekaan, dan tidak ada nilai. Equality 7-2521, tokoh utama novel ini, hidup di zaman kegelapan masa depan. Semua k…
Ava Kinara memutuskan pindah negara ketika hidupnya memburuk ke titik terendah. Ia pergi ke sebuah kota yang berjarak tiga ribu kilometer, Chiang Mai, demi mencari arti sebuah rumah; sebuah tanah air. Sejak kecil Ava selalu merasa asing dan diasingkan. Seolah ia terlahir dan hidup di sebuah tempat yang salah dan orang-orang membencinya. Kulit putih susunya dan mata almonnya tidak pernah tepat b…
Sekelompok pasukan menyerang Dusun Khae Khwa. Senjata api menyalak. Senjata tajam berkelebat. Orang-orang menjerit dan berhamburan. Dalam kekacauan itu, ibu dan adik Begum diseret menuju kematian. Begum sendiri bisa meloloskan diri dari peristiwa itu. Ia menerobos desingan peluru, lalu pergi ke tempat yang entah. Namun, selepas itu, ia justru terjebak dalam kekacauan yang lain, kebiadaban yang …
Seorang pelaut ulung tidak pernah bisa diceraikan dari laut. Ketika pertama kali membaca buku Bajak Laut karangan La Side, ada hubungan erat antara kolonialisme, kebudayaan maritim, dan kesenjangan ekonomi yang ditunjukkan melalui pesta pernikahan para bangsawan. Dan dengan segera—kausalitas dari tujuan Alfonso de Alburquerque berlayar ke Asia kian tidak tertebak—melahirkan kolonialisme, mo…
Novela yang anda pegang ini mengisahkan sebuah bangunan asrama dalam masa lalu seorang perempuan yang menyendiri. Suaminya bekerja di luar negeri. Ketika sepupunya meminta tolong mencarikan asrama untuk tempat tinggal selama menempuh kuliah di Tokyo, si tokoh utama teringat akan asrama lamanya. Di tempat yang dikunjunginya ini berbagai perasaan ganjil terkuak kembali. Asrama dikisahkan denga…
Pada tahun 1970-an, sebuah kapal penyeberangan terombang-ambing di tengah Danau Toba. Kapal itu berencana menyeberang dari Parapat ke Tomok. Air danau yang sebelumnya tenang mendadak beringas, siap menelan kapal kayu dua lantai itu. Badai harus dihentikan. Jika tidak, mereka semua akan karam. Mata kapten kapal berhenti pada seorang perempuan. "Dia keturunan Sipanggoran," ujarnya. Perempuan S…
Setelah Ramlah meregang nyawanya sendiri, Juhairiyah mulai iba pada Majang dan Mangsen yang dianggap kehilangan sepetak surga di telapak kaki ibunya. Berkali-kali Farid dipaksa menikah lagi agar kedua anaknya yang piatu itu punya pintu baru menuju surga yang diimpikan. Namun rencana-rencananya tak pernah berjalan mulus. Surga di telapak kaki Juhairiyah yang selalu dia banggakan, dikoyak dan …
Dalam prosa sederhana yang memukau, Perjalanan ke Timur, Hermann Hesse menceritakan sebuah perjalanan yang berlaku geografis sekaligus spiritual. H.H., seorang choirmaster Jerman, diundang dalam sebuah ekspedisi dengan Perkumpulan, komunitas rahasia yang anggotanya termasuk Paul Klee, Mozart, dan Albertus Magnus. Mereka melintasi ruang dan waktu, bertemu Bahtera Nuh di Zurich dan Don Quixote di…
Teluk Selong yang tenang mendadak meradang ketika Gusti Suanang dan Umar Gayam saling hardik di halaman. Adam, putra Umar Gayam, dinilai tak pantas meminang Intan karena bukan keturunan bangsawan. Petang itu Umar bersumpah, akan tiba suatu masa Gusti Sunang menghamba pada orang yang ia hina. Delapan tahun berselang, Gusti Suanang jatuh dalam koma yang berkepanjangan. Seorang ulama berkata ba…
Pepatah berkata malang tak dapat ditolak. Kala perselingkuhan suaminya makin terkuak, Surti harus menerima kenyataan bahwa suaminya seorang sekong. Pengembaraan lain pun mempertemukan Surti pada ruang-ruang gelap manusia. Ada begitu banyak cangkang yang dibangun oleh orang-orang di sekitarnya agar mereka tampak sesuai dengan masyarakat dan nilai-nilai di dalamnya. Stebby, setelah novelanya y…
Seorang lelaki tua mengaku sebagai pembunuhku dan nyaris setiap hari mengumbar penyesalan. Pak Tua melakukan apa saja untuk membuatku tampak masih hidup. Ia mengawetkan mayatku dan meletakkanku di jok belakang mobil, membelikanku baju-baju, buku-buku, dan mainan terbaru. Kami berkeliling dengan jok belakang yang semakin penuh. Tapi sebuah pertanyaan menggenangi kepalaku semenjak aku menjadi han…