Membaca Semasta adalah bacaan fiksi karya Joko Widodo yang berisi kumpulan puisi yang diklasifikasi menjadi empat kelompok, yaitu Kita yang Bicara, Kepada Anakku yang Lahir Perempuan, Membaca Semesta, dan Bersucilah. Membaca Semesta adalah kumpulan puisi yang berisi tentang kehidupan dan lingkungan di sekitar kita. Membaca Semesta membawa pesan kepada kita tentang: keberanian melakukan ak…
GUNTINGAN PERS DAN KOMENTAR Ketika saya membacanya untuk pertama kali di rumah tahanan Jalan Keagungan, Jakarta, saya merasa seakan angin segar datang menghembus melenyapkan kegelapan yang ditimbulkan dalam relung-relung kalbu manusia Indonesia oleh tirani seratus menteri. - MOCHTAR LUBIS, 1966 Kami mersa bahwa kami menjadi bagian dari sajak-sajaknya, dan sajak-sajaknya bagian dari kami. …
Selama liburan, Hade dan teman-teman rencananya mau mendaki Gunung Semeru. Tetapi kenyataannya melesat dan perjalanan berlanjut ke Madura. Dari Madura, mereka malah bertualang bersama sapi-sapi ke Jakarta. Aneh bukan? Kisah petualangan mereka benar-benar ramai dan menegangkan. Persis dalam cerita film.
Bertahun-tahun berpredikat sebagai tokoh preman nomor satu di ibu kota, telah mengubah Hardi dari sosok pemuda polos yang merantau dari Bone menjadi sosok tanpa rasa takut sedikit pun. Siapa yang tidak mengenal Hardi Kobra dan geng Ancagar yang tidak terkalahkan itu? Mereka terlibat dalam bisnis-bisnis penyelundupan dengan laba besar. Polisi tidak mampu menyentuh mereka. Hingga terjadi sebuah p…
Kita, Kata, dan Cinta dapat berlaku sebagai buku pelajaran bahasa Indonesia yang mengembangkan kalimat demi kalimat sampai menjadi sebuah novel, dengan bahasa Indonesia yang tidak sekadar diterapkan sebetul mungkin, tetapi juga menjadi subjek maupun objek novel ini sendiri. —Seno Gumira Ajidarma, sastrawan Empat puluh enam artikel faksi dengan gaya narasi karya Khrisna Pabichara di dalam …
Tidak bakal ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi bila dua ekor lele, dengan cara mereka sendiri, tidak mewariskan ingatan dari tokoh-tokoh kunci yang terlibat dalam kisah ini kepada seorang lelaki tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-27. Ari Murtono, lelaki itu, mengira dirinya gila sampai seorang psikolog menyarankan agar ia menuliskan ingatan itu. Dan inilah hasil ingatan tersebut. …
Sejak itu juga, aku makin sering saja membayangkan kau berdiri di laut dan memandang ikan-ikan dengan berbagai kejadian aneh menyertainya—tergantung aku maunya seperti apa. Aku tidak tahu rasanya menjadi dirimu. Pasti saja sulit. Namun, kau juga tidak tahu rasanya menjadi diriku, bukan? Lalu, apa lagi yang bisa kulakukan selain membiarkan diriku bersenang-senang dengan segala yang kuciptakan …
Aku ingin jadi mata waktu Yang tahu cara memandang rindu Dengan denyut doa di jantung ibu Ibu meminjamiku mata Untuk melihat kehilangan Dan membalasnya dengan kehadiran Ibu meminjamiku waktu Untuk merangkai hidup Dengan penuh degup Aku ingin jadi mata bagi waktu Mata yang senantiasa terbuka Mata yang penuh oleh cinta
Ini adalah kisah cinta yang sangat lembut, yang berdetak keras melawan tabu tradisi Timur. Dengan kepekaan yang tinggi, Gibran menggambarkan hasratnya sebagai seorang pemuda untuk Salma Karami, gadis Beirut yang pertama kali mengungkapkan kepadanya rahasia-rahasia cinta. Tapi itu adalah cinta yang ditakdirkan oleh konvensi sosial yang memaksa Salma menikah dengan pria lain. Menggambarkan kebaha…
Anthem telah lama dipuji sebagai salah satu novel klasik Ayn Rand yang menjadi pendahulu yang tegas atas mahakaryanya yang lahir kemudian, The Fountainhead dan Atlas Shrugged. Dalam Anthem, Rand meneliti masa depan yang menakutkan di mana individu tidak memiliki nama, tidak ada kemerdekaan, dan tidak ada nilai. Equality 7-2521, tokoh utama novel ini, hidup di zaman kegelapan masa depan. Semua k…
Jika beruntung, pengunjung Benteng Fort de Kock boleh jadi akan menemukan kupu-kupu besar cokelat yang disebut rama-rama. Ia hinggap di meriam bekas peninggalan Belanda yang terpajang di pelataran halaman benteng. Kadang bertengger di tiang-tiang, jendela, atau tangga besi. Konon, bila kupu-kupu besar itu datang ke rumah penduduk, ia menjadi pertanda tuan rumah akan kedatangan tamu. Dari sekian…
Saya kerap memosisikan diri saya di luar diri saya; menonton diri saya sedang terlibat dalam suatu peristiwa. Cara tersebut saya gunakan untuk memberi jarak antara peristiwa dan emosi. Dengan begitu, saya lebih bisa melihat peristiwa tersebut dengan sudut pandang paling praktis, yaitu sudut pandang ekonomi. Para tokoh dalam buku ini saya bangun berdasarkan motif-motif ekonomi: tawar-menawar,…
Goenawan menulis puisi (terakhir Don Quixote), karya lakon (terakhir Amangkurat, Amangkurat, dipentaskan di Jakarta dan Kuala Lumpur), novel (Surti dan Tiga Sawunggaling) dan sampai hari ini menulis tiap pekan Catatan Pinggir di Majalah Tempo, esai-esai pemikiran yang di tahun 2017 dikumpulkan sampai 12 jilid. Orfeus, sebuah sajaknya ditafsirkan dalam koreograf I oleh Melati Suryodarmo, di mana…
“Seorang intelektual kelas berat dan virtuoso sastra sejati, Milan Kundera, mengambil kompleksitas-kompleksitas Freud yang paling diperhitungkan dan dengan penuh olok-olok membalikkan semua itu dalam suatu aksi permainan sulap hingga ia sanggup menangkap hasrat tergelap dan terdalam kita sebagai manusia. [ . . . ] Dunia Kundera begitu rumit, penuh olok-olok dan paradoks.” —Abe Ravitz, Cle…
"Dengan kadar surealisme yang pekat, puisi-puisi Kiki masih juga bisa menempuh sikap ilmiah atau kuasi-ilmiah, yakni dengan menyerap fenomena sains yang keras dan mengolahnya menjadi peristiwa puitik yang merangsang imajinasi pembaca." −Zen Hae, kritikus sastra (Tempo, 14-20 Januari 2019)
Faruq Juwaidah adalah penyair modern ternama berkebangsaan Mesir, kelahiran 10 Februari 1945. Ia berkarier sebagai jurnalis di salah satu surat kabar tertua Mesir, Al-Ahram, dan telah menerbitkan 20-an buku dalam berbagai genre, mulai puisi, prosa-lirik, drama, serta kritik wacana kontemporer, baik dalam bidang ekonomi, budaya, maupun politik. Sebagai penyair, ia terkenal dengan sajak-sajak cin…
"Aku tahu komu dari Afganistan. Alur pemikiranku seperti ini: 'Ini tipe pria dari bidang medis, tapi dengan ouro militer. Jelas seorang dokter tentara. Dia baru datang dari negara tropis, karena wajahnya gelap, dan itu bukan warna olami kulitnya, karena pergelangan tangannya cerah. Dia telah mengalami penderitaan dan penyakit, terlihatjelas dori wajahnya yang tirus. Lengan kirinya cedera. Dia m…
“Andai aku diberi pilihan tentang suatu negeri Kukatakan bahwa engkau adalah negeriku Jika aku melupakanmu, oh kekasih hidupku Maka hatiku yang tulus juga akan melupakanku Jika aku tersesat di tengah jalan Di matamu alamatku” (Faruq Juwaidah)
“Jadilah!” pungkas Dewata. Dewata memberi tanda balo pada kulit mereka, agar mereka bisa merenungi kesalahan masa lalu. Leluhur mereka yang diutusNya, memercayai roh yang Ia ciptakan sebagai tipuan. Hal itu sengaja Ia lakukan untuk menguji mental dan kesetiaan mereka. Dewata kecewa, sebab Ia menghendaki terciptanya semesta, agar mereka menggunakan akal dan tak berpaling. Dewata juga me…
Ava Kinara memutuskan pindah negara ketika hidupnya memburuk ke titik terendah. Ia pergi ke sebuah kota yang berjarak tiga ribu kilometer, Chiang Mai, demi mencari arti sebuah rumah; sebuah tanah air. Sejak kecil Ava selalu merasa asing dan diasingkan. Seolah ia terlahir dan hidup di sebuah tempat yang salah dan orang-orang membencinya. Kulit putih susunya dan mata almonnya tidak pernah tepat b…
Aku tidak pernah merasakan perasaan semacam ini. Ada rasa hangat yang menjalar di dadaku ketika tangan Gio terulur mengacak rambutku. Tidak ada yang pernah memberitahuku bahwa seseorang bisa membuatmu merasakan kehangatan semacam ini. Nyaris setahun aku mempercayai omongan Mama, bersikap seolah aku membenci orang lain meskipun sebenarnya aku hanya membenci diriku sendiri. Sejak kapan aku me…
Ada kebanggaan tersendiri ketika penyair menerbitkan buku puisi; berbagi karya kepada khalayak ramai, tak sekadar proses dokumentasi. Lebih dari itu, penerbitan buku puisi merupakan pembuktian eksistensi seorang penyair. Karya puisi menunjukkan seberapa besar konsistensi dalam menulis dan ‘merekam’ pengalaman batin penyair. Puisi-puisi dalam buku kumpulan puisi kedua ini saya tulis sepan…
Sering kenangan datang tak bilang bilang. Misalnya saat duduk di meja makan. kau tak di gugah rasa lapar, tapi justru di banjiri ingatan. "Lohita, Ayah tahu, kamu mencintai buku buku seperti ayah mencintai besi-besi." Begitulah kalimat pembuka surat itu. Lohita Sasi tidak pernah menyangka kalau kepergian ayahnya meninggalkan wasiat yang sulit di laksanakan. Sebagai seorang pandai besi terkenal …
Alam kerap mengirim pertanda akan datangnya suatu kejadian besar. Malam itu, langit berubah serupa bejana air raksasa yang dibalikkan, hingga menumpahkan seluruh isinya. Ada yang mengenangnya sebagai malam tergulita yang pernah menyungkupi kampung. Hujan menggemuruh, angin menebar tempias, membuat orang lebih memilih merapatkan kemul sarung. Area istal senyap, deretan bendi membisu, kuda-kuda t…
Gil, suatu hari ia menemukan buku puisi yang ditulis oleh seorang laki-laki bernama Eros. Setiap kali membaca puisi-puisi itu, ia diserang deja vu aneh. Di luar dugaannya, beberapa hari setelah menemukan buku puisi itu, ia bertemu dengan Eros, sang penyair, lelaki misterius yang datang dan pergi begitu saja. Laki-laki itu seperti mengenal Gil, dan tahu apa saja yang sudah melanda hidupnya. G…
Yatim piatu pada usia dini, Philip Ashley dibesarkan oleh sepupunya yang bernama Ambrose. Ambrose yang masih lajang sangat menyayangi Philip. Bahkan Ambrose menjadikan Philip sebagai ahli warisnya. Namun, hubungan kekeluargaan yang damai di antara kedua orang itu hancur setelah Ambrose memulai perjalanan ke Florence. Di sana, Ambrose jatuh cinta dan menikah, kemudian dia mati mendadak. Cembu…
siapakah yang berjalan sendirian. bayang-bayang. menyusur ribuan kenang. Aku mengingatmu. ketika angin sasap. senyap. lindap dan tuhan hilang di ujung ratap. Puisi adalah peristiwa hari ini. Saya menulis segala yang saya lihat dan rasakan, baik secara lahir maupun batin. Bukan sekadar kata-kata yang dirangkai sedemikan rupa agar menjadi indah. Puisi bagi saya adalah esensi. Robi Akbar
Dengan kalimat-kalimat pembuka yang menyentak (“Bagaimana cara mereka memotong lidahmu?”) dan kerap sureal (“Aku tumbuh menjadi pohon”), cerita-cerita di buku ini membuhul kepiawaian mendongeng Faisal Oddang dengan kepekaannya untuk menciptakan gambaran-gambaran yang seolah-olah berada di ambang antara dunia nyata dan tak-nyata yang berlatar Sulawesi. —Ronny Agustinus, penerjemah …
Sebuah Surau bercerita tentang surau berumur 100 tahun. Surau yang didirikan untuk mengganti surau lama yang diruntuhkan. Surau yang terlahir dari pohon jati tua, yang ditanam oleh ayah dari Kiai Moekti. Surau yang dilahirkan dalam iringan selawat nabi. Kiai Moekti seorang alim, dirinyalah yang mendirikan dan mengurus surau dan mengajar mengaji, menanamkan akhlak Kanjeng Nabi Muhammad Saw. k…